The Wedding Seni Faisal 🥰

 H-6 #SFMarried

Ada pribahasa yang mengatakan, kita akan merasakan cinta yg sebenarnya, cinta yg luar biasa ketika kita bisa merubah sesuatu yg buruk menjadi baik dengan cinta, karena bukan hanya cinta yg didapatkan tetapi juga pahala.

Dari kejadian itu, kita memutuskan untuk membuat 1 komitmen, yaitu bersama (Oktober 2014).

Aku yg tadinya adalah wanita yg tdk begitu memperhatikan fashion, aku yg saat itu masih belum faham dan masih sangat amat sedikit ilmu agamanya, dia dan juga keluarga ku mensupport aku, dan alhamdulillah pada saat itu, berkat hidayah dari Allah juga, aku mulai belajar menjadi pribadi yg beda dari sebelumnya ( ke yg lebih baik). Oke skip.

Pada Oktober itu, aku dan dia memutuskan untuk satu komitmen, meskipun dia belum berani main kerumahku, dan akupun belum berani membawa laki-laki kerumahku.

Apakah setelah berkomitmen kami terus menjalaninya dengan kebahagiaan? Tidak bambang 😂

Aku mau sedikit cerita, dari awal memang kita kenal dan ngbrol nyambung karena satu arah satu tontonan yaitu club bola, ya Persib. Tiap ngbrol, tiap apa apa pasti persib, hingga tiba satu waktu, dia beliin aku jersey persib dan akan membawaku nonton langsung pertandingan persib di stadion.

Tibalah waktunya kita ke stadion, apakah dia menjemput ke rumah? Tidak wkwk , tdk dia lagi lagi belum berani, dan akupun menunggu d jalan utk berangkat, dan bodohnya aku, aku tdk memberi tahu keberangkatanku ke keluargaku, sungguh ini adalah hal yg tak akan pernah terlupakan dalam perjalanan cintaku. Setibanya di stadion aku bukannya bahagia, bukannya senang, tapi yg kurasakan aku takut, sieun, geumpeur, takut org tuaku mencariku dan marah. Dan hal itupun terjadi.. Sekitar jam 17.00 setelah selesai pertandingan, ada telpon masuk ke hpnya fys.. Siapa yg nelpon, kakak-ku yg nelpon. Dalam telpon kakakku ngmg gini "Dimana, lagi sama si neng, kalo iya, ditunggu d rumah".. Jengjengjeng..

Dalam perjalanan kita (aku dan fys) adu mulut saling menyalahkan..

Dan setibanya d rumah, ini adalah pertama kalinya dia menginjakan kakinya d rumahku, dan diluar langsung d suguhi oleh ketiga org kakak laki-lakiku, dan bapaku nunggu didalam rumah. Saat itu aku langsung masuk kamar, dan yaa ketebak lah apa yg terjadi saat itu 😁

Tapi itu jadi pelajaran juga untuk dia. 

Dan kedepannya, ketika akan membawaku keluar rumah, dia harus kerumah meminta izin baik baik.

Sejak saat itu, dia sering main kerumah, dan juga bersikap baik pada keluargaku..


Komentar